Kepala Madrasah
Drs. H. NUR KHANDIR
MTs-MA NU Nahdlatul Fata adalah madrasah pilihan yang menawarkan pendidikan Islam terpadu dengan standar kualitas tinggi. Dengan visi menjadi madrasah yang unggul dalam prestasi dan mulia dalam akhlak, MTs-MA NU Nahdlatul Fata berkomitmen mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas dan mandiri, tetapi juga beriman dan berakhlak mulia.
VISI MTs NAHDLATUL FATA
VISI MA NU NAHDLATUL FATA
MISI MTs NAHDLATUL FATA
MISI MA NU NAHDLATUL FATA
Tiga Calon Kepala Madrasah Paparkan Visi Misi di Hadapan Pengurus Yapi Nahdlatul Fata Petekeyan
JEPARA – Tiga calon Kepala Madrasah memaparkan visi dan misi mereka di hadapan Pengurus Yayasan Pendidikan Islam (Yapi) Nahdlatul Fata pada hari ini, Selasa (30/6/2026). Acara tersebut berlangsung khidmat di Ruang Yapi Nahdlatul Fata, kompleks Gedung Tahfidh MTs-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan. Penyampaian visi dan misi ini dihadiri langsung oleh jajaran petinggi yayasan. Tampak hadir di antaranya unsur Pembina Yapi, H. Nur Khandir dan H. Masykurin. Dari unsur Pengurus Yapi dihadiri oleh H. Maskan, H. Mahmudi, dan H. Subekhan, serta dari unsur pengawas yang dihadiri oleh H. M. Zainuri dan HJ. Muslihah. Dalam pemaparannya, ketiga calon kepala madrasah dari berbagai jenjang pendidikan tersebut membawa komitmen kuat untuk memajukan lembaga masing-masing. Fathur Rohman, M.Pd. (Calon Kepala MA NU Nahdlatul Fata) Mendapat giliran pertama, ia berkomitmen untuk melanjutkan visi-misi dari pendahulunya sembari melakukan penguatan pada beberapa aspek penting. Ia menekankan agar siswa-siswi tidak hanya teguh dalam iman dan taqwa (Imtaq), tetapi juga andal dalam menguasai teknologi serta ilmu pengetahuan (Iptek). Hal senada disampaikan Ma'ruf, M.Pd. (Calon Kepala MTs Nahdlatul Fata) yang berkomitmen untuk melanjutkan Visi-misi yang telah ada sambil membangun sinergitas dengan Kepala MA NU Nahdlatul Fata yang menjadi mitra strategis dalam melaksanakan program kerja Kepala MTs Nahdlatul Fata Petekeyan. Ma' ruf juga memohon dukungan dari stakeholders MTS-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan dalam melaksanakan tugas yang diemban. Sementara itu, Arifin, S. Pd. I, calon Kepala MI Nahdlatul Fata berkomitmen untuk membentuk tim pengembang madrasah yang solid. Ia juga menekankan pentingnya memperkokoh jejaring (networking) yang telah terbangun selama ini guna membawa MI Nahdlatul Fata melangkah lebih dinamis ke depan. Setelah prosesi pemaparan visi dan misi selesai, tahapan seleksi akan langsung bergeser ke ranah manajerial. Para calon kepala madrasah diwajibkan untuk segera melengkapi berkas administrasi. Kelengkapan dokumen ini menjadi syarat mutlak sebelum mereka menghadapi ujian substantif dari KanKemenag Jepara dalam waktu dekat guna menentukan nakhoda baru bagi madrasah-madrasah di bawah naungan Yapi Nahdlatul Fata Petekeyan.Sabet 7 Medali, MTs-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan Siap Kirim Delegasi ke Kejurda Pencak Silat di Cilacap
JEPARA – Kontingen pencak silat dari MTs- MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat Kabupaten Jepara yang berlangsung pada 23-25 Januari 2026. Bertempat di SMP Islam Miftahul Huda Suwawal, para atlet madrasah ini sukses memborong total tujuh medali di berbagai kategori. Prestasi ini menjadi bukti kualitas pembinaan ekstrakurikuler olahraga di lingkungan Nahdlatul Fata, mulai dari jenjang Pra Remaja hingga Dewasa. Puncak prestasi diraih oleh Achmad Maulana Achsan (Kelas D Remaja) dan Ihza Abi Zahra (Kelas I Dewasa) yang berhasil menyabet medali emas. Atas capaian tersebut, keduanya dipastikan akan menjadi wakil resmi Kabupaten Jepara untuk berlaga di tingkat Kejurda Pencak Silat di Cilacap mendatang. Selain dua emas, kontingen Petekeyan juga berhasil mengamankan tiga medali perak yang diraih oleh Ardika Djovi Pratama, Eva Dwi Rahmayani di kategori Seni Dewasa, dan Muhammad Fardan Jazilussakho. Sementara itu, dua medali perunggu berhasil dibawa pulang oleh Muhammad Ilyas Pratama dan Lu’luil Maknun di kategori Pra Remaja. Adapun Medali yang diraih Kontingen MTS-MA NU Nahdlatul Fata adalah sebagai berikut: Medali Emas diraih Achmad Maulana Achsan untuk Kelas D Remaja dan Ihza Abi Zahra Kelas I Dewasa. Medali Perak diraih Ardika Djovi Pratama Kelas E Remaja, Eva Dwi Rahmayani Seni Dewasa Putri dan Muhammad Fardan Jazilussakho Kelas B Remaja, sedangkan medali Perunggu diraih Muhammad Ilyas Pratama Kelas B Pra Remaja dan Lu’luil Maknun Kelas F Pra Remaja. Menanggapi hasil Kejurcab Pencak Silat Pagar Nusa tersebut, Kepala MTs- MA NU Nahdlatul Fata menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada para atlet dan pelatih atas kerja keras untuk mempersembahkan yang terbaik. Terima kasih juga disampaikan atas serta dukungan dari seluruh keluarga besar MTs-MA NU Nahdlatul Fata serta masyarakat Petekeyan. "Ini adalah hasil kerja keras para atlet dan pelatih. Kami memohon doa restu agar perwakilan kita yang berangkat ke Cilacap dapat memberikan hasil terbaik dan kembali mengharumkan nama Jepara serta madrasah," ujarnya. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi siswa-siswi lain untuk terus berprestasi, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang olahraga dan seni.Rayakan Hari Ibu, Siswa MTs-MA NU Nafa Persembahkan Trofi Juara sebagai Kado Istimewa
JEPARA – Suasana Peringatan Hari Ibu pada 22 Desember 2025 di MTs dan MA NU Nafa terasa sangat emosional dan membanggakan. Alih-alih merayakannya dengan seremonial biasa, para siswa berprestasi memberikan kado istimewa berupa deretan tropi kejuaraan yang berhasil diraih selama bulan Desember sebagai bentuk bakti kepada guru dan orang tua. Penyerahan trofi dilakukan secara khidmat kepada para guru perempuan di tengah pelaksanaan apel. Momen ini menjadi simbol penghormatan atas peran ibu sebagai madrasah utama (al-ummu madrasatul ula) yang mendidik karakter generasi sholih dan sholihah. Kepala MTs Nafa Petekeyan, Subekhan yang bertindak sebagai pembina apel memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para siswa, pendamping, pelatih yang telah mengerahkan kemampuan dan strateginya guna mengantarkan anak- anak hebat menunjukkan potensinya dikonversi menjadi juara. Dalam amanatnya, Kepala Madrasah menekankan bahwa prestasi adalah salah satu cara terbaik untuk memuliakan orang tua. "Ibu adalah sosok yang tidak lelah merawat dan menyayangi. Cara terbaik bagi siswa untuk membalasnya adalah dengan menghormati mereka dan membuat mereka bangga. Prestasi-prestasi ini adalah bukti nyata bahwa kalian mampu menjaga amanah orang tua," ujar Subekhan. Adapun rentetan prestasi yang dipersembahkan sebagai "Kado Hari Ibu" tersebut meliputi, pada jenjang MTs Nafa menorehkan prestasi sebagai juara 3 Madya pada lomba LKBB Muria Competition Open se- Jawa Tengah di Kudus dan Juara 1 Liga Catur Percasi Jepara di Kecamatan Kedung Jepara oleh Pecatur Ahsan Toriqul Akbar. Pada jenjang MA NU Nafa berhasil mengantarkan Kontingen Sakoma Jepara sebagai juara Umum 1 pada Kemah Kemanusiaan dan Perkemahan Internasional ( KKPI) di Bumi Perkemahan Candra Birawa Semarang. Pada event Olimpiade Ma'arif Nahdlatul Ulama ( OMNU), MA NU Nahdlatul Fata berhasil menjadi Juara Umum 2 OMNU yang diselenggarakan di Ponpes Amtsilati Bangsri. Rentetan keberhasilan ini diharapkan mampu menjadi tradisi MTs- MA NU Nafa sebagai madrasah berbasis sang juara. Selain itu, momentum ini menjadi motivasi besar bagi delegasi MTs Nafa yang tengah bersiap menghadapi ajang Lomba Tsanawiyah Ma' arif Competition (Tsamaco) V yang akan digelar pada 27 Januari 2026 di MTs Darul Ulum Purwogondo. Dengan semangat Hari Ibu, keluarga besar MTs-MA NU Nafa berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman akhlak terhadap orang tua dan guru.Borong Piala, MTs dan MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan Dulang Prestasi Gemilang di Penghujung 2025
JEPARA – Menjelang pergantian tahun, MTs dan MA NU Nahdlatul Fata (Nafa) Petekeyan sukses mengukir tinta emas dalam berbagai ajang kompetisi bergengsi. Tidak tanggung-tanggung, madrasah kebanggaan warga Petekeyan ini berhasil membawa pulang predikat Juara Umum 2 pada ajang Olimpiade Ma’arif NU (OMNU) XV dan prestasi gemilang di tingkat Jawa Tengah. Pada perhelatan OMNU XV tahun 2025, delegasi MA NU Nahdlatul Fata menunjukkan dominasi yang luar biasa di berbagai mata lomba OMNU. Berkat akumulasi perolehan juara yang merata dari kategori sains, bahasa, hingga keagamaan, MA NU Nafa dinobatkan sebagai Juara Umum 2. Keberhasilan ini disokong oleh performa gemilang para siswa, di antaranya tiga medali emas (Juara 1) yang disumbangkan oleh: Wisnu Saputra (Bahasa Inggris) Happy Berliana (Biologi) M. Aftoni Akhadi (TIK) Selain itu, Viola Amanda Adela Vega sukses meraih Juara 2 pada Mapel SKI. Prestasi ini semakin lengkap dengan deretan juara harapan yang diraih oleh Indaha Jannatul Ma’wa (Fikih), Umar Adhy Satya (Bahasa Arab), Luthfi Jazilul Ihtirom (Sejarah Peminatan), Isna Nur Afridiasari (Kimia), dan Fikron Lutfi Hamdani (Matematika Peminatan) Tak mau kalah, prestasi membanggakan juga datang dari jenjang MTs. Pada 14 Desember 2025, Tim LKBB Muria Competition se- Jawa Tengah Open MTs NU Nafa berhasil meraih Juara 3 LKBB Muria Kudus untuk kategori SMP/MTs. Pencapaian ini tergolong sangat impresif mengingat kompetisi tersebut diikuti oleh 27 tim terbaik dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Kedisiplinan dan kekompakan tim MTs Nafa terbukti mampu bersaing di level regional yang sangat kompetitif. Pada cabang Catur, Akhsan Thoriqul Akbar berhasil menyabet juara 1 Liga Catur Percasi Jepara yang digelar pada tanggal 21 Desember 2025 di Kecamatan Kedung Jepara. Rangkaian prestasi yang diraih sejak tanggal 14 hingga 21 Desember 2025 ini menjadi kado terindah bagi keluarga besar Nahdlatul Fata. Keberhasilan ini membuktikan bahwa madrasah mampu mencetak generasi yang unggul, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga dalam aspek kedisiplinan dan keterampilan. Kepala MTs Nafa, Subekhan mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa serta guru pembimbing yang telah bekerja keras. Diharapkan, rentetan prestasi di akhir tahun 2025 ini menjadi pemantik semangat untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di tahun 2026 mendatang.